罗马对巴塞罗那:Para serigala menunggu keajaiban

2019
05/23
05:07

hg888皇冠官网/ 国际/ 罗马对巴塞罗那:Para serigala menunggu keajaiban

2015年9月16日下午7:07发布
2015年9月16日下午7:07更新

Luis Suarez dan Lionel Messi dalam sesi latihan Barcelona menjelang laga perdana mereka dalam欧洲冠军联赛(UCL)musim ini menghadapi作为罗马。 Foto oleh Claudio Peri / EPA

Luis Suarez dan Lionel Messi dalam sesi latihan Barcelona menjelang laga perdana mereka dalam欧洲冠军联赛(UCL)musim ini menghadapi作为罗马。 Foto oleh Claudio Peri / EPA

雅加达,印度尼西亚 - Setiap kali Barcelona bertanding,pertanyaan besarnya adalah sejauh mana lawan bisa meredam mereka。 Sebab,Barca menang sudah biasa。 Dominasi mereka membuat kemenangan terasa seperti versi 默认蒂姆加泰罗尼亚tersebut。

迪利加冠军,mereka memiliki tradisi yang kuat。 Sudah 5 kali Si Kuping Besar-sebutan untuk piala Liga Champions-diboyong ke lemari Camp Nou。

Musim lalu tiki taka Barca semakin sempurna dengan masuknya Luis Suarez dari Liverpool。 Pemain asal Uruguay itu menambahkan dimensi permainan yang sebelumnya tak pernah ada。 Dia mampu mengakomodasi umpan-umpan langsung,umpan panjang,dan menambahkan kekuatan di lini depan untuk berduel dengan bek-bek perkasa。

Pendek kata,versi paling mutakhir tiki taka adalah kehadiran Suarez。 Mereka tidak lagi berfokus pada penguasaan bola mutlak dan umpan-umpan pendek,tapi lebih langsung,tajam, 厉害 ,dan efisien。

Terbukti, tiki taka anyar di era entrenador (pelatih)Luis Enrique ini berhasil meraih 高音获奖者别名tiga piala dalam semusim。

Lantas,siapa yang bisa menghentikan mereka musim ini?

罗马mungkin bisa melakukannya。 Atau paling tidak menghambat。 Barca akan bertandang ke kandang I Lupi别名para serigala-julukan Roma-Kamis,9月17日,dini hari,dalam laga perdana mereka di grup E Liga Champions。

Tim asuhan Rudi Garcia itu harus bisa menahan gempuran Barca jika ingin menjaga asa lolos ke ronde berikutnya。 Jika mereka tergelincir,bukan tidak mungkin slot runner-up bisa direbut Bayern Leverkusen,tim kuda hitam grup E.

Inspirasi dari Atletico Madrid

Musim ini Luis Enrique tak banyak mengubah formasi Barca。 Mereka tetap bermain dengan formasi 4-3-3。 Hanya,komposisi dan fungsi sejumlah pemain mengalami sedikit perubahan。

Trio pemain tengah diisi Ivan Rakitic di kanan,Sergio Busquets di tengah,dan Andres Iniesta di kiri。

Posisi Busquets dipasang lebih mundur。 Dia membentuk pola segi tiga pertahanan dengan dua bek tengah di belakangnya。 Sementara itu,Iniesta dan Rakitic lebih banyak membantu serangan。

Posisi Messi juga lebih cair。 Dia tak selalu dipasang di sayap kanan。 Terkadang dia dipasang lebih mundur untuk mengisi posisi Rakitic。 Tujuannya,menjauhkannya dari tekanan bek lawan agar bisa lebih banyak membawa bola。

Itu seperti yang terlihat dalam laga terakhir mereka di Primera Division melawan Atletico Madrid,9月12日lalu。 Pemain berpaspor阿根廷itu tidak tampil sejak menit awal。 Dia baru masuk di menit ke-60 menggantikan Rakitic。 17 menit kemudian,dia mencetak gol kemenangan setelah menerima 协助 dari Luis Suarez。

Meski menggantikan Rakitic yang berada di kanan,dalam pertandingan tersebut Messi justru lebih banyak beroperasi di kiri。 Pergerakannya membingungkan bek Atletico。 Apakah mereka harus menekan dia atau menunggu dia dengan memasang garis pertahanan rendah。

Meski akhirnya kalah 1-2,strategi Atletico boleh ditiru AS Roma。 Entrenador迭戈Simeone menjalankan 紧迫 ketat kepada pemain巴萨hingga daerah pertahanan mereka。 Saat menyerang,pemain Atletico ikut memberi banyak pilihan di depan。 Saat bertahan,mereka hanya menyisakan Fernando Torres di depan。

Kecepatan transisi dari bertahan dan menyerang menjadi salah satu kunci sukses meredam Barca。 Terbukti,Barca tak mampu mencetak gol kemenangan hingga menit ke-77。

Kunci menyerang Barca ditunjukkan Torres saat mencetak gol di laga tersebut。 Gelandang Atletico memainkan umpan-umpan terobosan ke arah dua bek tengah Barca,Gerard Pique dan Mascherano,yang mulai melambat。 Torres mengajak keduanya adu sprint sebelum membobol gawang Marc-Andre ter Stegen。

Selain itu,Simeone juga menumpuk banyak gelandang di lapangan tengah。 Saat Messi masuk,formasi 4-4-2 Atletico berubah menjadi 4-5-1。 Dengan banyak pemain di tengah,Simeone berharap pasukannya bisa menekan serangan Barca dari sayap。

Pelatih asal Argentina itu juga tidak memasang strategi garis pertahanan tinggi seperti yang dilakukan lawan-lawan Barca untuk menyaingi penguasaan bola。 Sebab,strategi itu justru bakal menjadi sasaran empuk trio MSN(Messi-Suarez-Neymar)yang bermain dengan umpan terobosan cepat。

Sayap Roma sedang bermasalah

Kekuatan yang mengerikan dari Barca adalah tusukan-tusukan trio MSN dari sayap。 Karena itu,Roma butuh fullback dan pemain sayap yang kuat dalam bertahan。 Jika tidak,mereka akan menjadi bulan-bulanan MSN。

Masalahnya,sayap Roma belum menyatu dengan tim。 Mohamed Salah yang direkrut dari Chelsea belum bisa diharapkan。 Selain kemampuan ofensif dia belum terlalu terlihat,dia juga belum teruji dengan bermain bertahan。 Apalagi yang dihadapi kali ini adalah tim sekaliber Barca。

Karena itu, allenatore Rudi Garcia tak banyak menjanjikan apapun。 Dia juga tidak sesumbar timnya akan mengalahkan Blaugrana。 Apalagi,mereka pernah digasak 0-3 saat tampil dalam laga pramusim di Trofi Juan Gamper。

“Semua orang tahu巴塞罗那adalah mesin杨menakutkan。 Mereka hampir pasti dianggap bakal menyapu bersih semua laga grup dengan kemenangan。 Tapi,dalam sepak bola selalu ada keajaiban。 Kami menantikannya,“kata Garcia seperti dikutip 。

Laga tersebut bakal menjadi reuni bagi Luis Enrique。 Sebelum menangani Barca,dia sempat membesut AS Roma meski akhirnya gagal。 Sampai saat ini,publik Olympico masih sangat menghormatinya。

“Roma yang ini bukan Roma yang sama saat kami kalahkan di Trofi Joan Gamper。 Intensitas pertandingan pramusim dan laga kompetitif seperti ini jauh berbeda。 Apalagi,banyak pemain baru yang tidak tampil dalam turnamen Agustus lalu kini sudah memperkuat Roma,“kata Enrique seperti dikutip situs resmi klub。

Apakah keajaiban itu akan datang,atau publik Olympico harus menelan pil pahit reuni mereka dengan Enrique?

Prakiraan susunan pemain

罗马队(4-2-3-1)

什琴斯尼; Florenzi,Rudiger,Manolas,Digne; Nainggolan,Rossi; Gervinho,Falque,Salah; 哲科。

Pelatih:Rudi Garcia

巴塞罗那(4-3-3)

Stegen; 罗伯托,皮克,马斯切拉诺,阿尔巴; 拉基蒂奇,布斯克茨,伊涅斯塔; 梅西,苏亚雷斯,内马尔。

Pelatih:Luis Enrique.- Rappler .com

BACA JUGA:

免责声明:本文来自hg888皇冠官网新闻客户端自媒体,不代表hg888皇冠官网的观点和立场。